325

Act For Freedom Now RSS

Raw news from the insurrectionary anarchist webportal:

Asimetris RSS

Indonesian language anarchist anti-info group:

ContraInfo RSS

Multi-language news and reports:

Instinto Salvaje RSS

Spanish language anti-info from Latin America & Beyond:

From Russia With Love RSS

Russian language reportage:

RadioAzione RSS

Italian & Croatian language anti-info, podcasts & more:

War on Society RSS

USA & Global news:

‘Long-Live Luciano Tortuga Cell – International Conspiracy for Revenge – FAI / FRI’ attack electrical substation with incendiary device in Manado (Indonesia)

From Membakar Senj[a]:

It’s always a reason to say that the lack of numbers is the main reason. But for us the only obstacle is fear. Theories, reasons and situations are the walls of the labyrinth which always became a reason for obstruction and restriction. As well as the accusations that the kidnapping of two members, of our comrades Billy and Eat, is a barrier to the ongoing actions for destruction.

On August 23, at a power plant in Kotamobagu, North Sulawesi, we put an incendiary device that failed to ignite. We were disappointed with ourselves and the ability of each individual who was involved in the attack. But on the other hand, we learned that no one should regret. Tonight August 31, we re-commit to do the same “crimes”. Leaving the device in order to burn an electrical substation in Tuminting, Manado.

The goal is clear. We are angry. Really angry!

This action is also as a response and as an answer to the unlimited solidarity from many rebellion comrades and companer@s.

To the uncontrolled and brave comrades in the darkness of Bolivia, Chile, Mexico, Greece, Argentina, and England as well as to other places that were never mentioned.

To Olga and all the comrades from Conspiracy of Cells of Fire and Tasos Theofilou who was recently arrested because he was an anarchist. Also we do not forget to mention Theofilos Mavropoulos, Gabriel Pombo da Silva, Rami Syrianos, and Marco Camenisch who are undergoing a hunger strike. All of you are rebels who inspired us despite the fact that you are seized behind bars.

To Luciano Tortuga and Mario Lopez, also never forget to mention Ivan Silva and Carla Verdugo in Chile. Henry Zegarrundo, Juan Aliste Vega, Freddy Fuentevilla Saa, Marcelo Villarroel Sepúlveda also are an inspiration. Do not forget to dissidents like Felicity Ryder, Nikos Maziotis and Pola Roupa also lastly to K. The fugitive member of the Long Live Luciano Tortuga Cell, Informal Anarchist Federation / International Revolutionary Front (FAI / FRI).

But with fully of shame in our face we mention our two brothers in struggle, members of Long Live Luciano Tortuga Cell, Informal Anarchist Federation / International Revolutionary Front; Billy Augustan and Reyhard Rumbayan (Eat). Also do not forget the brave one of Kulonprogo; Tukijo. For those we send our greetings with the lights of fire from the street. To them we are sending our love.

These actions are also as a manifestation of anger and disappointment.
Impatience for those rebels who after attacks returned to run and hide and spent long time to keep waiting, including us.

Comrades, it is time to strike back.
Do not wait. Time to light it up!

Long Live Anarchy!

Long Live Luciano Tortuga Cell
International Conspiracy for Revenge
Informal Anarchist Federation / International Revolutionary Front
(FAI / FRI)

-

Adalah sebuah alasan untuk mengatakan bahwa jumlah adalah alasan. Karena bagi kami ternyata satu-satunya halangan adalah ketakutan. Berbagai teori, alasan juga situasi dan kondisi adalah berbagai tembok labirin yang selalu jadi alasan tentang halangan dan pembatasan. Juga seperti tuduhan bahwa tertangkapnya dua orang kamerad anggota kami Billy dan Eat adalah penghalang akan aksi pengrusakan yang berkelanjutan.

Pada tanggal 23 Agustus, di sebuah pembangkit listrik di Kotamobagu, Sulawesi Utara, kami meletakkan sebuah perangkat pembakar yang gagal untuk menyala. Kami kecewa dengan diri dan kemampuan masing-masing individu yang terlibat dalam aksi serangan ini. Tapi di sisi lain, kami belajar bahwa tidak ada yang mesti disesali. Malam ini 31 Agustus, kami kembali melakukan “kejahatan” yang sama. Meletakkan perangkat pembakar dengan tujuan untuk menghanguskan perangkat sebuah gardu listrik di Tuminting, Manado.

Tujuannya jelas. Kami marah. Benar-benar marah!

Aksi ini juga adalah tanggapan sekaligus jawaban atas solidaritas yang tidak terhitung dari para kamerad dan kompanero di berbagai sudut pemberontakan.

Kepada para pemberani di kegelapan malam Bolivia, Chile, Meksiko, Yunani, Argentina, dan Inggris juga untuk tempat-tempat lain yang tidak pernah disebutkan.

Kepada Olga dan semua kamerad Conspiracy of Cells of Fire dan Tasos Theofilou yang baru saja ditangkap hanya karena ia adalah seorang anarkis. Juga tak lupa kepada Theofilos Mavropoulos, Gabriel Pombo da Silva, Rami Syrianos, dan Marco Camenisch yang sedang menjalani mogok makan. Kalian adalah pembangkang inspiratif meski berada di balik penjara.

Kepada Luciaono Tortuga dan Mario Lopez juga tak akan pernah lupa kepada serta Ivan Silva dan Carla Verdugo di Chile. Henry Zegarrundo, Juan Aliste Vega, Freddy Fuentevilla Saa, juga Marcelo Villarroel Sepúlveda yang merupakan inspirasi. Tidak lupa kepada para pelarian seperti Felicity Ryder, Nikos Maziotis, dan Pola Roupa juga kepada K. Anggota yang tersisa dari Sel Long LIve Luciano Tortuga Federasi Informal Anarkis/Front Revolusioner Internasional (FIA/FRI).

Tetapi dengan penuh rasa malu kami menyebut dua saudara seperjuangan kami, anggota Sel Long Live Luciano Tortuga, Federasi Informal Anarkis/Front Revolusioner Internasional yakni Billy Augustan dan Reyhard Rumbayan (Eat). Juga tak lupa seorang pemberani dari Kulon Progo: Tukijo. Bagi mereka kami mengirim salam api dari jalanan. Kepada para pemberani inilah kami mengirimkan cinta.

Ini sekaligus adalah rasa marah dan kecewa. Rasa tak sabar atas begitu lamanya mereka yang pernah membangkang tapi kembali lari dan bersembunyi, termasuk kami.

Kamerad, ini saatnya menyerang balik.
Jangan menunggu. Saatnya menyala!

Panjang Umur Anarki!

Sel Long Live Luciano Tortuga
International Conspiracy for Revenge
Federasi Informal Anarkis/Front Revolusioner Internasional

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

This entry was posted on Sunday, September 2nd, 2012 at 1:22 pm and is filed under Direct Action.