325

Arson of the police office at the University of Pontianak by ‘Maverick Cell – FAI’ (Indonesia)

We (Maverick Cell – FAI) claim responsibility for the arson attack on 20 October 2020 at the police office in front of the University Tanjungpura-Pontianak (West Borneo) because of our unstoppable anger and disgust against the police apparatus (the enemy in human form). We’re disgusted by those who want to cooperate and support the police apparatus and their bullshit rehabilitation, we only want to attack. We don’t have any illusion to correct the very nature of police brutality. We don’t offer a solution- we want an uncompromising collapse of the system -, and “You” have to take control of yourself because of the chaos tricks of the state and the capitalists “you” support. And also this action is condemnation for progressive students who pretend to act on behalf of the people (especially in Pontianak) but still they’re a cult for identity politics by saying “Long live students!”, and they colluded with the police for the arrests of our brothers.

Our starting point as anarchists is to believe that anarchy is a complete negation of authority. The absence of “justifying” the authoritarianism in the natural form must be destroyed. This thinking finds that deepness within ourselves: autonomy, self-care, love; take control from yourself to yourself. Our turning point is getting stuck in a crowd of mass action that determines a time and attitude within the act. We become complacent about moralization, and therefore the passion was hidden. We become who we are not. This is of course paralysis but not death; comrades who attack head-on are antibodies to us – we feel so – and this “gift” is the spark point that must resonate.

This attack is dedicated to anarchists and fellow subversives held by the state. And also for the brave Mikhail Zhlobitsky. Solidarity with the entire Combatant Indonesia and the World.

RESONANCE FOR INSURRECTIONARIES

Maverick Cell – Informal Anarchist Federation

Kami (Maverick Cell – FAI) bertanggung jawab serangan pembakaran pada tanggal 20 Oktober 2020 di kantor pos polisi depan Universitas
Tanjungpura-Pontianak karena kemarahan dan kemuakan tak terbendung lagi terhadap aparat kepolisian (musuh dalam diri manusia). Kami menyangkal, mereka yang mengingkan sekaligus menghidupi aparat kepolisian agar mengayomi seseorang, dengan serangan. Kami tidak akan menuntut “anda” untuk merefomasi kepolisian karena brutalitas. Tidak solusi yang akan kami berikan – melainkan kehendak keruntuhan tanpa kompromi -, dan “anda” harus mengambil kendali untuk diri sendiri karena kekacauan muslihat yang diperbuat oleh negara dan kapitalis yang “kalian” dukung. Dan juga tindakan ini adalah kecaman untuk para mahasiswa progresif mengatas-namakan rakyat(secara khusus di Pontianak) namun masih mengkultuskan identitas politik dengan berkata “Hidup Mahasiswa!” Dan bersekongkol dengan aparat kepolisian atas penangkapan saudara-saudara dalam aksi massa!

Titik awal kami sebagai anarkis ialah yakin bahwa anarki adalah menyangkal otoritas. Ketiadaan atas “membenarkan” ototarian sebagai wujud yang alami mesti dihancurkan. Pemikiran ini menemukan bahwa dalam diri kami sendiri : otonomi, jaga diri, cinta kasih; mengambil kendali dari diri sendiri untuk diri sendiri. Titik balik kami adalah terjebak dalam kerumunan aksi massa yang menentukan satu waktu dan sikap dalam bertindak. Kami terlena atas moralisasi tersebut, dan karenanya gairah kami terpendam. Kami menjadi yang bukan diri kami sendirinya. Ini tentu kelumpuhan namun bukan kematian ; rekan-rekan yang menyerang lansung adalah antibodi bagi kami -kami merasa begitu- dan “pemberian” ini adalah titik api yang harus beresonansi.

Serangan dengan klaim ini kami dedikasi untuk rekan-rekan anarkis dan subversif yang ditahan oleh negara. Dan juga buat Mikhail Zhlobitsky yang berani – sang kalatisator. Solidaritas untuk Kombatan seluruh Indonesia dan Dunia.

RESONANSI BUAT PEMBERONTAK!

Sel Maverick – Federasi Anarkis Informal

Tags: , , , , , , ,

This entry was posted on Friday, October 30th, 2020 at 10:31 am and is filed under Direct Action.